Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Informasi Pendidikan

Sistem Zonasi PPDB 2018

Sistem zonasi SMA diatur dalam Permendikbud No. 17/2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Solo menerapkan sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2018/2019 . "Ada tiga zona dalam pelaksanaan PPBD SMA tahun ajaran baru nanti. Diawali dengan zona 1 yang ditetapkan berdasarkan jarak terdekat sekolah dengan tempat tinggal calon siswa, ujar Sekretaris MKKS SMA Solo, Agung Wijayanto. Dia mencontohkan SMKN 6 Solo yang berada di Kecamatan Bajarsari maka zona 1 meliputi Banjarsari, Jebres, dan Ngemplak (Boyolali). Sedangkan zona 2 meliputi calon siswa yang tinggal di Serengan dan Pasar Kliwon. “Untuk calon siswa dari luar zona 1 dan zona 2 diberi kuota siswa sebesar 10 persen,” ungkapnya. Latar Belakang   Salah satu latar belakang munculnya Peraturan Menteri No 17 Tahun 2017 tentang PPDB sehingga peraturan tersebut harus diterapkan dalam pelaksanaan PPDB adalah untuk mendukung pemeri...

Simpon Sekolah Adiwiyata, Penanaman Seribu Pohon di Hari Lingkungan Hidup 10 Januari 2017

Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Indonesia yang diperingati pada 10 januari, alhamdulillah SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo menanam seribu pohon di lingkungan sekolah secara bersama-sama pada 10 Januari 2017. "Alhamdulillah, SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, merupakan satu-satunya Sekolah Swasta di Solo  yang mendapatkan kepercayaan Dinas Pendidikan untuk menjadi Sekolah Adi Wiyata,” jelas Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, Sukidi, S.Ag., M.Pd, kepada wartawan, di sela-sela penanaman pohon, Selasa (10/1). Di hadapan seluruh peserta didik Simpon, Bapak Umar Hashim selaku Wakil Ketua DPRD Kota Solo memberikan pengarahan dan pembinaan tentang lingkungan hidup. Bapak Umar Hashim selaku Wakil Ketua DPRD Kota Solo Turut dihadiri oleh Trijono selaku Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Surakarta dan juga Joko Riyanto selaku Dewan Pendidikan Solo. Drs. H. Tridjono, Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Surakarta Drs. HM. Joko Riyanto, SH.MM.MH, selaku D...

Kualitas sekolah swasta dinilai lebih baik daripada sekolah negeri

Senin, 18/06/2012 06:00 WIB - Farrah Ikha Riptayani SOLO—Kualitas sekolah swasta dinilai lebih baik daripada sekolah negeri, khususnya untuk jenjang sekolah dasar (SD). Hal tersebut dikatakan Ketua Dewan Pendidikan Kota Surakarta (DPKS), Ichwan Dardiri menanggapi peringkat 10 besar SD berdasarkan nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) 2011/2012. Dilihat dari nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) 2011/2012, peringkat tiga besar didominasi oleh tiga sekolah swasta yaitu SD Muhammadiyah Program Khusus (PK), SD Al-Azhar Syifa Budi dan SD Ta’mirul Islam. Sementara SD negeri yaitu SDN Mangkubumen 15 turun peringkat menjadi nomor empat, setelah tahun lalu menduduki peringkat pertama. Demikian juga dengan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) negeri yaitu SDN Cemara Dua bahkan tidak masuk peringkat 10 besar. “Ini disebabkan SD negeri terlalu banyak pembatasan untuk pengembangan, sehingga kreativitas menurun. Sementara swasta lebih terpacu untuk berkreasi,” kata Ichwan kepada Joglose...